Penyeselan terbesarku setelah resign kerja
KAGET?
Tidak semua, tapi banyak!
dan lebih parahnya kaum penakut dan
pemalas ini banyak yang datang dari akademisi, anak organisasi serta
orang-orang yang lebih bisa mengakses banyak informasi. Kaum ini
menghasut mereka yang minim pengetahuan untuk setuju dengan pemikiran mereka
“bahwa warga lokal diperbudak”.
KOK BISA?
kok bisa takut kalau ada tenaga kerja asing masuk ke Indonesia?
padahal warga kita juga sangat gemar menjadi tenaga kerja di berbagai negara.
Faktanya, Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
yang bekerja di luar negeri mencapai 276.553 orang pada tahun 2019 yang
tersebar diberbagai negara. Sedangkan, Tenaga Kerja
Asing (TKA) yang berada di Indonesia sebanyak 98.902 orang, hanya 35,7 % dari TKI kita.
Terus ada yang bilang "kita menjadi budak ditanah sendiri", ya itu
kan karena kemalasanmu untuk belajar sesuatu yang baru, keahlian baru, mengasah
kreatifitas dan belajar semua yang dibutuhkan.
Jangan ketidaktahuanmu menjadi beban negara dan orang lain, kecuali dia memang
tidak mendapatkan akses pendidikan.
tapi bukannya orang disekitar kita juga tanggung jawab kita? kita juga harus
berkontribusi dilingkungan sekitar kita, kalau mereka masih terbelakang,
edukasi mereka dengan cara kita.
Kalau kita sudah meningkatkan kemampuan kita dan lingkungan
sekitar kita, lalu mereka mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang
mumpuni.
LANTAS APA YANG KITA HARUS KITA TAKUTKAN?
Bukannya mereka (tenaga kerja asing) kesini salah satu alasannya karena tenaga
kerja lokal di Indonesia kurang mumpuni, atau orang yang mumpuni lebih memilih
di luar negeri karena bayarannya lebih tinggi?
Jangan terlalu
fokus terhadap ekspansi asing ke negeri kita. kalau kita pintar, kita akan
hanya mempekerjakan mereka bukan kita yang dipekerjakan.
Jadi fokus untuk membangun diri, karena ketakutan biasanya datang dari
orang-orang yang tidak percaya diri, oleh karena itu kita tingkatkan kemampuan
kita agar kita percaya diri bersaing ditingkat global, jangan biarkan negara
asing mengambil alih.
Kita tidak menerima mereka karena kita sudah mampu, bukan karena tutup pintu.
#Opini
Komentar
Posting Komentar